Three Super Things

(bersihin debu di sela-sela post)

Jadi, post kali ini terinspirasi oleh salah satu unnie idolaku, mba Ahn Hani dari EXID. Dia jadi guest star di Knowing Bro dan nanya tentang hal yang selalu dia lakukan sebelum tidur malem. Sebagai fans dari unnie-unnie dan oppa-oppa yang kulitnya tanpa cela kayak bokong bayi, aku menebak hal yang dilakukan mba Hani sebelum tidur adalah mengaplikasikan skincare yang jumlah stepnya ngalah-ngalahin dosaku 19 tahun ini dijumlah, secara kulit doi putih dan mulus banget.

But surprisingly, hal yang dia lakukan sebelum tidur ternyata sangat bikin kaget.

Dia nulis 3 hal yang bikin dia seneng hari itu.

Se-simpel itu.

Aku meringis keki waktu nonton acaranya. Mba Hani yang notabene sukses jadi ‘it’ girlnya Korea Selatan, grupnya yang makin tenar dan lagu yang selalu nangkring di top chart setiap mereka comeback, mantannya yang aduhai dambaan para kpopers jaman jebot alias nikmat Tuhan mana yang kamu dustakan alias mas Junsu JYJ, masih inget bersyukur.

Lah aku yang masih numpang makan dan ngabisin oksigen tanpa memberikan kontribusi yang berarti aja dikit-dikit mengeluh. Sebel gak.

So, aku mau bagi 3 hal yang bikin aku seneng minggu ini (bcs it’s impossible to do daily post) untuk self-reminder, kalo seflat apapun hidupku, masih banyak hal yang lebih dari cukup untuk disyukuri.

1. Masih hidup

Dari 13 Juli 1997 hingga detik aku menulis post ini, aku masih bernafas, masih melek, semua panca inderaku masih berfungsi sempurna, jantungku masih deg-degan saat nonton live instagramnya Refal Hady, hatiku masih lemah kalau disodori drama korea apalagi pemain utamanya Kim Woobin, kepalaku masih mau meledak kalau dengerin lagu rock.

YaAllah, pusing ya punya hamba bentukannya kayak saya.

Tapi kalau boleh ngelunjak, YaAllah, Yuliana masih mau bikin Ibu Ayah seneng, masih mau dapet suami mirip cowok-cowok chicklit wattpad, masih mau punya anak sepinter Kirana atau Soeul-Daeul, masih mau membenahi diri biar dunia nggak rugi-rugi amat lah punya penduduk kayak saya.

AAAAAAAAAAAMMMMMMMMMMMIIIIIIIIIINNNNNNNNNNNNNNNN.

2. Short Getaway to Surabaya

Akhirnya nggak wacana! Dari hari Kamis sampai Jum’at minggu lalu, aku, Regina, dan Fanni main ke rumah Dinnie di Surabaya. Btw, kita temen SMA. I’m happy, relieved, and glad knowing that we’re still that close even we rarely see each other now. 

Seneng. I realized that I’m surrounded by people that I love and love me. 

Mereka berubah, ofcourse. Dulu kita masih puber, kerjaan kalo nggak nongkrong pulang sekolah, bolos, gonceng tiga nggak pakai helm sampai McD Sarinah, sama ngecengin adik kelas. Sekarang lebih mateng aja pemikirannya, bentar lagi siap dipetik alias diambil buat jadi partner sehidup sematinya orang.

Alah. Tai. Matkul masih dapet C aja mikirin nikah, yang ada anaknya disuapin godong.

 But, I truly wish you all the best, gurls!

3. Berat badanku turun 7 kg!

MAN, INI BIGGEST ACHIEVEMENT SIH. Berawal dari awal semester 3 yang jadwal makanku super berantakan, berat badanku menyentuh kepala 6. Gila. Aku rasanya mau banting timbangan dan ikut Ibu senam lansia.

Kemudian ada satu kejadian yang cukup menampar aku waktu itu.

Ibu divonis diabetes.

Aku nangis hari itu. Diam-diam tentunya. Karena sudah ada 2 anggota keluarga yang meninggal gara-gara penyakit itu. Memang, ada turunan diabetes di keluargaku.

Ahli gizinya Ibu juga mewanti-wanti, bilang kalau aku juga punya potensi besar kena diabetes nanti kalau nggak jaga makan mulai sekarang. Nangis part 2.

Ibu dikasih list diet, yang kemudian aku ikuti juga. Then, Alhamdulillah, berat badanku turun hingga kepala 5. Belum kelihatan banyak, tapi udah bersyukur banget. Gula darah juga normal dan waktu itu sempat berhasil donor darah, that means aku normal dan sehat wal-afiat.

Ibu juga gula darahnya sudah balik normal, walaupun belum bisa lepas obat. Untungnya Ibu masih obat oral dan mau merubah pola hidup, pingsan kali aku kalau sampai suntik insulin. Semoga cepet sembuh ya, Ibu!

Dan masih banyak hal lainnya.

Semoga di masa depan kita bisa lebih menghargai hidup walaupun terkadang realita tidak sejalan dengan ekspektasi dan bersyukur setiap kali paru-paru kita mengembang menyuplai oksigen.

Kalau kata mba Beyoncé:

You’re never too good to lose, you’re never too big to lose, it happens when it needs to happen.

Jadi, yaudah, ikhlas dan bersyukur aja. Susah, aku juga sedang berusaha.

Kalau kata akun-akun official hits Line:

Ibadah susah, soalnya hadiahnya surga. Kalau gampang, hadiahnya kipas angin. 

Iy jg y.

Tapi maunya catokan portable punya Tipang.

Semoga bermanfaat bagi kita semua. Marilah kita panjatkan doa sebelum menutup post ini.

Kalau kata guru Bahasa Indonesia jaman SMA:

DOA ITU TIDAK DIPANJAT!!!!

Salam satu jiwa,

Y.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s